Cuaca ekstrem berupa hujan
deras disertai angin kencang memicu robohnya kanopi di depan Toko Batik Sri
Rejeki, Jl. KH. Wakhid Hasyim No. 53, Notoprajan, Ngampilan, Kota Yogyakarta,
Selasa (13/1/2025) sore.
Kapolsek Ngampilan, AKP
Danang Tri Widodo, mengonfirmasi bahwa insiden tersebut terjadi sekira pukul
17.30 WIB. Toko batik tersebut diketahui milik Agus Dwi Utomo (70), warga
setempat.
Menurut keterangan saksi,
Wanti, yang merupakan karyawan toko, hujan lebat mulai mengguyur kawasan Jalan
Wahid Hasyim sejak pukul 17.00 WIB. Setengah jam berselang, struktur kanopi di
bagian depan toko tiba-tiba roboh dan jatuh ke landasan.
Melihat kejadian tersebut,
Nabila, anak pemilik toko, segera menghubungi petugas Pemadam Kebakaran
(Damkar). Proses evakuasi material kanopi dilakukan oleh warga sekitar bersama
petugas Damkar dan Polisi yang tiba di lokasi tak lama setelah kejadian.
Hasil pemantauan di lapangan
menunjukkan bahwa robohnya kanopi diakibatkan oleh kawat penyangga serta baut
yang terkait pada tembok terlepas akibat beban air dan hantaman angin. Pemilik
toko menyebutkan bahwa kanopi tersebut sudah terpasang lebih dari 7 tahun dan
selama ini belum pernah dilakukan pengecekan kondisi kelayakannya.
Beruntung, tidak ada korban
jiwa dalam peristiwa ini. Pemilik toko berencana segera memperbaiki struktur
bangunan tersebut sebelum dipasang kembali guna memastikan keamanan area depan
toko.
Menanggapi peristiwa ini,
Kapolsek Ngampilan AKP Danang Tri Widodo menghimbau warga untuk selalu waspada
terhadap potensi bencana hidrometeorologi, terutama saat terjadi hujan lebat
yang disertai angin kencang.
"Kami meminta
masyarakat untuk rutin memeriksa kekuatan konstruksi bangunan luar, seperti
kanopi, papan reklame, atau dahan pohon yang sudah tua. Hal ini perlu dilakukan
secara berkala guna mencegah insiden serupa yang dapat membahayakan keselamatan
diri maupun pengguna jalan," pungkas AKP Danang. (Humas Polsek Ngampilan)

.jpeg)
No comments:
Write comment