Pamapta II Polresta
Yogyakarta, Ipda Aldrich, menerima seorang lansia yang terlantar di Mapolresta
Yogyakarta pada Minggu (11/01/2026) pukul 18.30 WIB. Lansia tersebut diantarkan
oleh seorang pengemudi ojek daring (Shopee) yang menemukannya dalam kondisi
kebingungan.
Lansia tersebut diketahui
bernama Sudiro (75 tahun), warga Bojong, Bekasi, Jawa Barat. Menurut keterangan
pengemudi ojek, Bapak Sudiro ditemukan di kawasan Jalan Parangtritis, wilayah
Mantrijeron, Kota Yogyakarta, sebelum akhirnya dibawa ke Mapolresta untuk
mendapatkan bantuan.
Kepada petugas, Bapak Sudiro
menceritakan bahwa awalnya ia bersama keluarga berwisata ke Pantai Parangtritis
menggunakan mobil pribadi. Namun, ia terpisah dari rombongan dan sempat
tertidur di suatu tempat hingga tertinggal oleh keluarganya. Selama dua hari,
ia berjalan kaki menuju arah Kota Yogyakarta dan beristirahat di pinggir jalan
karena tidak membawa kartu identitas maupun telepon genggam.
Kondisi semakin sulit karena
Bapak Sudiro tidak mengingat nomor telepon keluarga maupun nomor plat kendaraan
yang membawanya, sehingga petugas kesulitan melakukan pelacakan langsung.
Mengingat Bapak Sudiro
memiliki kerabat di wilayah Sukoharjo, Purworejo, Jawa Tengah, Ipda Aldrich
mengambil langkah cepat dengan mengantarkannya ke Terminal Giwangan. Secara
pribadi, Ipda Aldrich membantu membiayai tiket bus serta memberikan uang saku
untuk perjalanan tersebut.
Ipda Aldrich mengatakan, "Kami
memastikan beliau mendapatkan penanganan yang layak dan dapat melanjutkan
perjalanan menuju rumah kerabatnya di Jawa Tengah. Fokus utama kami adalah
memastikan beliau aman dan tidak terlantar lebih lama lagi di jalanan,"
ungkap Ipda Aldrich.
Melalui kejadian ini, Ipda
Aldrich mengimbau kepada masyarakat, khususnya bagi keluarga yang membawa
lansia saat berwisata, agar selalu meningkatkan pengawasan dan memberikan
perhatian ekstra.
"Kami mengimbau warga
agar selalu memberikan tanda pengenal atau catatan nomor telepon keluarga yang
diletakkan di saku pakaian lansia atau anak-anak saat berada di tempat
keramaian. Hal ini sangat membantu kami untuk mempercepat proses komunikasi
apabila terjadi hal yang tidak diinginkan seperti terpisah dari
rombongan," pungkasnya. (Humas Polresta Yogyakarta)


No comments:
Write comment