Satuan Lalu Lintas Polresta
Yogyakarta menggelar kegiatan edukasi keselamatan dan ketertiban berlalu lintas
bagi anak-anak usia dini di Aula Lantai 3 Polresta Yogyakarta, Kamis
(15/1/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari program Polisi Sahabat Anak
(PSA) yang bertujuan membangun kesadaran akan aturan jalan raya sejak usia
belia.
Edukasi ini diikuti oleh
para siswa dari TK Kusuma Gondo Kusuman, TK Marsudi Putro Terban, TK Bhakti
Manunggal, dan TK Suryatmajan. Para peserta diperkenalkan pada dasar-dasar
keselamatan, mulai dari pengenalan rambu-rambu lalu lintas hingga tata cara
menyeberang jalan yang benar melalui metode Zebra Cross.
Materi disampaikan oleh
personel Satlantas, Bripka Marselinus Agus Tri, A.Md. dan Briptu Alvian Wahono,
S.H. Agar mudah dipahami, informasi dikemas secara interaktif melalui permainan
dan kuis berhadiah. Pendekatan ini terbukti efektif menarik minat anak-anak
untuk belajar tanpa merasa jenuh.
Esti, salah satu guru dari
TK Bhakti Manunggal, mengapresiasi kegiatan ini karena sangat relevan dengan
kondisi siswa sehari-hari.
“Sebagian besar siswa kami
harus melewati jalan raya untuk berangkat sekolah. Mengingat lokasi sekolah
kami yang berdekatan dengan jalur padat kendaraan, pengenalan tata tertib
berlalu lintas ini sangat membantu siswa agar tahu cara menyeberang yang aman,”
ungkapnya.
Selain soal lalu lintas,
petugas turut menyelipkan pembinaan karakter mengenai pencegahan perundungan
(bullying). Anak-anak diajak untuk saling menyayangi, menghindari kekerasan
fisik maupun verbal, serta didorong untuk berani melapor kepada guru jika
melihat tindakan tidak menyenangkan di sekolah.
Isu keselamatan diri juga
menjadi bahasan utama. Petugas memberikan pemahaman sederhana agar anak-anak
tidak mudah terbujuk rayuan atau ajakan orang asing yang tidak dikenal. Siswa
diingatkan untuk selalu menunggu jemputan orang tua atau wali resmi dan segera
mencari guru apabila ada pihak asing yang mencoba mendekati mereka.
Kanit Kamsel Satlantas
Polresta Yogyakarta, IPDA Miftah Ansori, S.H., M.H., menjelaskan bahwa pihaknya
membuka ruang seluas-luasnya bagi instansi pendidikan yang ingin berkolaborasi.
“Kami memberikan pendekatan
edukatif sedini mungkin. Kegiatan ini fleksibel, bisa kami yang mendatangi
sekolah atau pihak sekolah yang berkunjung ke Mapolresta Yogyakarta. Fokusnya
tetap pada pengenalan rambu dan cara menyeberang yang benar,” jelas IPDA
Miftah.
Melalui program ini,
Polresta Yogyakarta berharap dapat mencetak generasi yang sadar hukum,
disiplin, dan memiliki etika berlalu lintas yang baik untuk masa depan. (Humas
Polresta Yogyakarta)


No comments:
Write comment