Personel Polsek Kraton yang
dipimpin oleh Iptu Suryadi segera mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP)
menyusul laporan aksi pencurian uang infak di dalam kotak infak Masjid
Wiworojati, Jl. Suryoputran No. 17, Panembahan, Kraton, Rabu (14/1/2026) dini
hari.
Peristiwa tersebut
dilaporkan oleh Takmir Masjid, Bapak Bandrio Utomo, setelah mendapati kerusakan
pada fasilitas penyimpanan uang infak. Polisi kini tengah mengumpulkan
bukti-bukti untuk memburu para pelaku.
Insiden bermula sekira pukul
03.30 WIB saat dua orang saksi, Sundari Susilawati dan Suriyati, tiba di masjid
untuk menunaikan salat Subuh. Di halaman masjid, mereka berpapasan dengan dua
pria tidak dikenal yang berjalan keluar menuju sepeda motor. Awalnya, saksi
menduga kedua orang tersebut adalah jemaah yang baru saja selesai beribadah.
Namun, saat memasuki area
masjid, saksi mendapati gembok kotak infak kayu berwarna cokelat di sisi
selatan pintu masuk dalam keadaan rusak. Kejadian tersebut segera diberitahukan
kepada jemaah lain dan pihak takmir masjid.
Berdasarkan pemeriksaan
rekaman CCTV, terlihat dua pelaku pria dewasa datang berboncengan menggunakan
sepeda motor bebek. Salah satu pelaku tampak mengenakan topi. Rekaman
menunjukkan keduanya masuk melalui pintu selatan, memantau situasi sekeliling,
lalu merusak gembok kotak infak dan menguras isinya.
Data kepolisian mencatat
bahwa aksi pencurian di lokasi ini telah terjadi sebanyak dua kali. Kejadian
pertama berlangsung pada Juni 2025, dan kejadian kedua pada Rabu dini hari
tadi. Dalam kedua aksi tersebut, pelaku terekam selalu datang dari arah gang
sebelah timur masjid.
Iptu Suryadi menjelaskan
bahwa pihak Polsek Kraton telah berkoordinasi dengan Takmir Masjid Wiworojati
untuk meneruskan pelaporan kasus ini ke Polresta Yogyakarta guna penanganan
lebih lanjut oleh unit terkait.
"Kami sedang melakukan
penyelidikan mendalam berdasarkan bukti rekaman CCTV guna mengungkap identitas
kedua pelaku. Barang bukti berupa satu kotak infak kayu dengan gembok rusak
telah kami amankan untuk keperluan penyidikan," ujar Iptu Suryadi.
Menanggapi kejadian yang
berulang ini, Iptu Suryadi mengimbau para takmir masjid untuk mengevaluasi
sistem pengamanan kotak infak. "Kami menyarankan agar pengurus masjid
melakukan pengosongan uang kotak infak secara rutin setiap hari serta
menggunakan material kotak yang lebih kokoh atau tertanam secara permanen.
Penambahan pencahayaan di area titik buta juga sangat diperlukan guna mencegah
insiden serupa terulang kembali," pungkasnya. (Humas Polsek Kraton)


No comments:
Write comment