Seorang pria bernama
Mugiyono (43), warga Jaragah, Argosari, Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul,
ditemukan meninggal dunia di kamar mandi mes karyawan sebuah hotel yang berada
di Jalan Mangkuyudan No. 1, Mantrijeron, Kota Yogyakarta, Kamis (15/1/2026)
malam. Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 23.30 WIB.
Kasihumas Polsek
Mantrijeron, Aiptu Totok, menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan saksi Suroyo
(50), warga Tanjungsari, Gunungkidul, yang juga bekerja sebagai karyawan hotel,
korban pada Kamis pagi sekitar pukul 05.30 WIB sempat berangkat ke wilayah
Pacitan, Jawa Timur. Korban kemudian kembali ke mes karyawan hotel sekitar
pukul 20.00 WIB.
Suroyo mengaku tidak
mengetahui kapan korban masuk ke kamar mandi. Hingga sekitar pukul 23.30 WIB,
kamar mandi diketahui dalam kondisi terkunci dari dalam. Karena curiga, Suroyo
mengintip melalui boven kamar mandi dan melihat korban tergeletak di dalam.
Selanjutnya, Suroyo bersama Sumino, Sigit selaku petugas keamanan, serta Ganang
selaku Ketua RW setempat, membuka paksa pintu kamar mandi menggunakan linggis.
Setelah pintu berhasil dibuka, korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal
dunia.
Kejadian tersebut kemudian
dilaporkan ke Polsek Mantrijeron. Tidak berselang lama, petugas gabungan piket
mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Dari hasil
pemeriksaan, petugas menemukan tas milik korban yang berisi satu bungkus obat Entunal,
minyak angin, Fres Care, serta obat cair Tolak Angin.
Berdasarkan pemeriksaan
sementara oleh petugas piket, tim Inafis Polresta Yogyakarta, dan tenaga medis
dari Klinik Gading, dr. Andini, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan
atau penganiayaan pada tubuh korban. Korban diduga meninggal dunia secara wajar
akibat sakit yang dideritanya.
Pihak keluarga menerima
kejadian tersebut sebagai musibah. Jenazah korban selanjutnya dibawa pulang ke
rumah duka di Gunungkidul untuk dimakamkan.
Aiptu Totok mengatakan,
“Dari hasil pemeriksaan di lokasi dan keterangan medis, tidak ditemukan
tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Keluarga juga telah menerima kejadian
ini dan tidak menghendaki dilakukan autopsi lebih lanjut.” (Humas Polsek
Mantrijeron)


No comments:
Write comment