Dalam rangka meningkatkan
kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi konflik sosial, Dinas Sosial Kota
Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Mitigasi Bencana Sosial bagi
warga Kelurahan Gunungketur. Kegiatan berlangsung di Gedung Bumi Putra, Jalan
Bintaran No. 11, Gunungketur, Pakualaman, pada Selasa (14/04/2026) siang.
Acara yang dipimpin oleh
Kepala Dinas Sosial Kota Yogyakarta, Ibu Endang Patmintarsih, S.H., M.Si., ini
dihadiri oleh sekitar 50 orang peserta. Turut hadir dalam kegiatan tersebut
anggota DPRD Kota Yogyakarta Eko Suwanto, S.T., M.Si., perwakilan Kemantren
Pakualaman, Lurah Gunungketur, Bhabinkamtibmas, personil Intelkam Polsek Pakualaman,
Babinsa, perwakilan Katana dan KTB, serta jajaran tokoh masyarakat setempat.
Sosialisasi ini menyoroti
berbagai bentuk ancaman bencana sosial yang perlu diwaspadai, di antaranya:
1. Konflik Horizontal:
Bentrokan antar kelompok masyarakat yang dipicu oleh sentimen SARA, sengketa
lahan, maupun ekses kontestasi politik pasca Pemilu/Pilkada.
2. Konflik Vertikal:
Ketegangan antara masyarakat dengan pemerintah atau aparat yang biasanya dipicu
oleh ketidakpuasan terhadap kebijakan publik.
3. Radikalisme: Ancaman dari
kelompok radikal yang menggunakan kekerasan untuk menimbulkan rasa takut
meluas.
Pihak Dinas Sosial menekankan
bahwa mitigasi bencana sosial harus dilakukan secara terstruktur melalui
beberapa langkah pencegahan, seperti membangun dialog antar kelompok, penguatan
pendidikan toleransi, serta pemetaan wilayah rawan konflik. Selain itu,
pembentukan forum kerukunan warga dan penguatan peran tokoh agama serta aparat
keamanan menjadi kunci dalam menjaga stabilitas wilayah.
Kegiatan ini bertujuan untuk
membekali masyarakat dengan pengetahuan dan kesadaran dalam mengantisipasi
serta menangani konflik sosial yang mungkin terjadi di wilayah Gunungketur pada
khususnya dan Pakualaman pada umumnya.
Dengan adanya sosialisasi
ini, diharapkan risiko serta dampak kerugian baik jiwa maupun ekonomi akibat
bencana sosial dapat diminimalisir. Sinergi antara pemerintah, aparat keamanan,
dan masyarakat diharapkan terus terjalin erat guna mewujudkan lingkungan yang
harmonis, aman, dan kondusif bagi seluruh warga.
Seluruh rangkaian acara
berjalan dengan tertib dan lancar, ditutup dengan sesi diskusi bersama para
tokoh masyarakat mengenai penanganan masalah sosial di lapangan. (Humas Polsek
Pakualaman)


No comments:
Write comment