Wirobrajan, Yogyakarta -
Dalam rangka meningkatkan kapasitas kelembagaan dan memperkuat intervensi
terhadap pemulihan tumbuh kembang anak, Bhabinkamtibmas Kelurahan Pakuncen,
Bripka Joko Purnomo, S.H., menghadiri undangan kegiatan Workshop Penguatan
Kelembagaan Penanganan Stunting Kelurahan Pakuncen Tahun 2026. Kegiatan
strategis ini dilaksanakan di Ruang Graha Wijaya 2 & 3 Lantai 1 Hotel
Forriz, Jalan HOS Cokroaminoto Nomor 60, Kota Yogyakarta, pada Selasa pagi
(19/05/2026).
Agenda workshop ini
diselenggarakan oleh Pemerintah Kelurahan Pakuncen dengan tujuan utama
menyelaraskan program kerja, meningkatkan pola koordinasi, serta menyusun
strategi lanjutan yang adaptif dalam upaya pencegahan dan penurunan angka
stunting secara signifikan di wilayah Pakuncen.
Pertemuan berskala lintas
sektor ini dihadiri oleh jajaran pejabat daerah Kota Yogyakarta, antara lain
Kepala Dinas Kesehatan, Kepala DP3AP2KB, Kepala Dinas Pertanian, Kepala
Bappeda, serta Kepala Bagian Organisasi Kota Yogyakarta. Turut hadir pula
Mantri Pamong Praja Kemantren Wirobrajan, Kepala Puskesmas Wirobrajan, Kepala
Jawatan Sosial Kemantren Wirobrajan, Pinituwo Tuwonggana, Babinsa, staf
kelurahan, para Ketua RW 1-12, kader PKK, kader KB Kelurahan (KPK), serta perwakilan
Ketua Posyandu Lada 1-12 Kelurahan Pakuncen.
Rangkaian acara diawali
dengan sambutan hangat dari Lurah Pakuncen, Bpk. Budi Riyanto, S.E., yang
sekaligus membuka jalannya lokakarya secara resmi. Memasuki sesi inti, para
peserta menerima pemaparan materi mendalam dari dua pakar kesehatan dan sosial,
yakni Dr. Sri Supadmi, SSiT., M.Kes. selaku perwakilan dari Badan Riset dan
Inovasi Nasional (BRIN), yang kemudian dilanjutkan oleh dr. Kaerani Fitri dari
Puskesmas Wirobrajan. Materi yang dikupas tuntas dalam kesempatan tersebut
meliputi penguatan peran kelembagaan kelurahan dalam penanganan stunting,
optimalisasi fungsi kader Posyandu dan PKK dalam memantau tumbuh kembang anak
secara berkala, skema intervensi spesifik dan sensitif pada keluarga berisiko
stunting, hingga formula penguatan kolaborasi lintas sektor.
Melalui forum diskusi ini,
seluruh elemen yang hadir berhasil memperoleh pemahaman yang komprehensif
mengenai rincian tugas dan peran masing-masing di dalam struktur Tim Percepatan
Penurunan Stunting (TPPS). Selain itu, forum berhasil mengidentifikasi akar
permasalahan stunting di lapangan serta merumuskan alternatif solusi yang
objektif berbasis data riil kelurahan. Pertemuan ini juga sukses membuahkan
komitmen yang lebih solid di antara perangkat kelurahan, kader, dan mitra kerja
terkait, yang ditandai dengan tersusunnya Rencana Tindak Lanjut (RTL) konkret
untuk eksekusi program ke depan, sekaligus membangun jembatan komunikasi yang
jauh lebih efektif antarlembaga di tingkat akar rumput.
Bhabinkamtibmas Kelurahan
Pakuncen menyatakan dukungan penuh kepolisian terhadap kesuksesan program nasional
penurunan stunting ini. Menurutnya, kesehatan dan kecukupan gizi generasi muda
merupakan pilar utama pembentukan karakter bangsa sekaligus investasi jangka
panjang dalam mewujudkan situasi Kamtibmas yang aman dan produktif di masa
depan. (Humas Polsek Wirobrajan)


No comments:
Write comment