Wednesday, 20 May 2026

Polresta Yogyakarta Nyatakan Kesiapan Penuh Amankan Rute Ritual Thudong Indonesia Walk For Peace 2026

 


Pakualaman, Yogyakarta - Polresta Yogyakarta menyatakan kesiapan penuh dalam mengawal dan mengamankan jalannya agenda internasional Indonesia Walk For Peace (IWFP) 2026. Langkah ini menindaklanjuti hasil rapat koordinasi teknis yang digelar oleh unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, dan panitia penyelenggara terkait rencana perjalanan spiritual "Thudong" atau aksi jalan kaki para Bhikkhu yang dijadwalkan melintasi wilayah Kota Yogyakarta pada tanggal 25 hingga 27 Mei 2026 mendatang.

 

Rangkaian kegiatan keagamaan yang bernilai toleransi tinggi ini akan diikuti oleh sekira 50 hingga 58 Bhikkhu dari berbagai negara di Asia Tenggara. Perjalanan spiritual ini dimulai dari kedatangan rombongan biksu dari arah Klaten menuju Yogyakarta, yang kemudian dijadwalkan menerima penyambutan resmi di Pendopo Kepatihan. Selama tiga hari berada di Yogyakarta, para Bhikkhu akan berpusat di Gedung HOO HAP HWEE / Perkumpulan Budi Abadi, Kelurahan Gunungketur, Pakualaman, yang telah ditetapkan sebagai rumah singgah utama untuk menggelar ibadah meditasi, prosesi ritual Pindapatta di kawasan Malioboro, hingga upacara seremonial pelepasan kontingen menuju Sleman dan Magelang.

 

Mengingat tingginya konsentrasi massa serta kehadiran sejumlah pejabat teras daerah, pihak kepolisian bersama instansi terkait akan memberlakukan pengamanan ketat serta rekayasa lalu lintas yang dinamis. Penutupan jalur secara total akan diterapkan secara situasional di beberapa titik krusial, salah satunya di kawasan Jalan Bintaran Wetan pada saat prosesi penyambutan, demi menjaga kekhusyukan ritual sekaligus menjamin keselamatan para peserta dan pengguna jalan.

 

Kapolsek Pakualaman, AKP Margono, S.H., M.A.P., mewakili Kapolresta Yogyakarta menyampaikan bahwa Polresta Yogyakarta bersama unsur TNI, pemerintah daerah, serta instansi terkait telah matang dalam menyusun klaster pengamanan di wilayah hukum Kota Yogyakarta, khususnya pada rute-rute yang membelah kawasan Pakualaman. Seluruh personel gabungan dipastikan akan ditempatkan sesuai dengan plotting zona pengamanan yang telah disepakati bersama guna mengantisipasi segala bentuk potensi hambatan di lapangan.

 

Fokus utama kepolisian dalam operasi ini adalah memastikan kelancaran seluruh arus kegiatan, menjamin keselamatan fisik para Bhikkhu, serta tetap menjaga kenyamanan dan ruang gerak masyarakat yang beraktivitas di sekitar rute perlintasan. AKP Margono menegaskan bahwa pengaturan lalu lintas yang presisi serta komunikasi lintas sektor yang solid menjadi kunci utama agar tidak terjadi sumbatan arus kendaraan yang berarti selama perhelatan berlangsung.

 

Lebih lanjut, Kapolsek Pakualaman menekankan bahwa kegiatan berskala internasional ini menjadi momentum emas untuk menunjukkan kepada dunia luar mengenai kuatnya sinergi antarinstitusi serta tingginya nilai toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Kota Yogyakarta. Melalui manajemen koordinasi yang matang, diharapkan seluruh rangkaian ritual Thudong IWFP 2026 dapat terlaksana dengan aman, tertib, lancar, dan kondusif tanpa mengganggu jalannya roda aktivitas harian masyarakat. (Humas Polsek Pakualaman)

Show comments
Hide comments
No comments:
Write comment

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Banner Home

Latest News

Layanan Aduan

Polresta Yogyakarta 
(0274-543920)  
Polsek Gondomanan  
(0274-375376) 
Polsek Wirobrajan 
(0274-374832)
Polsek Pakualaman 
(0274-513178)
Polsek Kotagede 
(0274-374577)
Polsek Umbulharjo 
(0274-373916)
Polsek Gedongtengen 
(0274-512696)
Polsek Kraton 
(0274-373793)
Polsek Jetis 
(0274-513136)
Polsek Tegalrejo 
(0274-513877)
Polsek Ngampilan 
(0274-512185)
Polsek Gondokusuman 
(0274-513125)
Polsek Mantrijeron 
(0274-374167)
Polsek Mergangsan 
(0274-375138)
Polsek Danurejan 
(0274-589609) 
 
Back to Top