Yogyakarta
- Jajaran Seksi Humas Kepolisian Resor
Kota (Polresta) Yogyakarta menghadiri agenda kedinasan penting guna memperkuat
kapasitas pengelolaan informasi. Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasihumas)
Polresta Yogyakarta, Iptu Dani Hasan, S.H., didampingi Kasubsi Penmas dan
Kasubsi PIDM, mengikuti kegiatan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Bidang Humas
Tahun Anggaran 2026. Acara ini diselenggarakan di Hotel Loman Park Yogyakarta,
Depok, Sleman, pada Selasa (19/05/2026).
Rakernis
tahun ini diinisiasi oleh Bidang Humas (Bidhumas) Polda DIY dengan mengusung
tema utama "Optimalisasi Komunikasi Publik dan Manajemen Media, Bidhumas
Polda DIY Siap Menyukseskan Rencana Kerja Polda DIY dalam Rangka Mewujudkan
Keamanan dan Ketertiban Masyarakat". Agenda yang dimulai tepat pukul 08.00
WIB tersebut diikuti oleh sebanyak 94 personel dari jajaran satuan kerja
(satker) pimpinan tingkat Polda DIY hingga wilayah resor. Formasi peserta tampak
lengkap, mulai dari personel admin media sosial satker polda, para Kasi Humas
Polres dan Polresta, Kasubsipenmas, Kasubsi PIDM, admin media sosial jajaran,
hingga Kasi Humas Polsek Urban.
Kepala
Bidang Humas (Kabid Humas) Polda DIY, Kombes Pol Ihsan, S.I.K., dalam paparan
materinya menegaskan bahwa forum Rakernis T.A. 2026 ini menjadi momentum
krusial untuk meng-upgrade kapasitas personel humas serta para operator lini
siber. Penguatan difokuskan pada tata kelola komunikasi publik yang transparan
serta manajemen media yang efektif guna menopang seluruh keberhasilan tugas
operasional kepolisian di lapangan. Melalui kegiatan ini, pimpinan ingin
menyelaraskan visi menyukseskan Rencana Kerja Polda DIY demi mewujudkan situasi
Kamtibmas yang kondusif di seluruh wilayah hukum jajaran.
Menjawab
tantangan modernisasi informasi, panitia turut menghadirkan narasumber
eksternal, yakni Ipan Pranasakti selaku tenaga pendidik Divisi Administrasi
Akademik dan Teknologi Informasi Universitas Islam Indonesia (UII). Pakar
teknologi ini mengupas tuntas materi mengenai manajemen komunikasi publik di
era kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Dalam analisisnya, ia
memaparkan bahwa pola konsumsi media masyarakat saat ini telah bergeser secara
drastis ke arah media sosial dan konten video viral. Konsekuensinya, institusi
Polri dituntut mengubah paradigma komunikasi lama yang semula bersifat reaktif
menjadi lebih proaktif.
Lebih
dalam, narasumber membedah tiga pilar komunikasi baru yang wajib diadaptasi
oleh humas kepolisian, yaitu responsif, transparan, dan humanis. Aspek
responsif menuntut kecepatan dalam mengklarifikasi isu sebelum berkembang
menjadi krisis informasi. Aspek transparan diwujudkan dengan membuka ruang
informasi publik yang jujur tanpa menepikan batasan rahasia strategis negara.
Sementara unsur humanis diejawantahkan lewat penonjolan visual maupun narasi
otentik mengenai sisi humaniora polisi selaku penolong, pelindung, dan pengayom
sejati masyarakat.
Kasihumas
Polresta Yogyakarta, Iptu Dani Hasan, S.H., menyatakan bahwa jajaran Humas
Polresta Yogyakarta siap menyerap seluruh materi dan mengimplementasikan tiga
pilar komunikasi baru tersebut di wilayah kota.
Iptu
Dani berkomitmen untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi
informasi terbaru, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan, guna menyajikan
pemberitaan yang cepat, akurat, dan edukatif. Melalui transformasi digital yang
proaktif ini, diharapkan jajaran humas mampu membangun kepercayaan publik yang
semakin kokoh serta mendukung penuh terciptanya kondusivitas Kamtibmas di Kota
Yogyakarta. Seluruh rangkaian Rakernis Bidhumas tersebut berjalan dengan
tertib, lancar, dan produktif. (Humas Polresta Yogyakarta)


No comments:
Write comment