Satuan Reserse Kriminal
Polresta Yogyakarta bersama Unit Reskrim Polsek Wirobrajan tengah menyelidiki
penemuan jenazah seorang pria di Kampung Ketanggungan, Wirobrajan, Kota
Yogyakarta, pada Senin (1/12/25) sekitar pukul 05.00 WIB.
Korban berinisial NHP (23)
ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di teras rumah warga pada sebuah gang
buntu di Jalan Krisna, Wirobrajan.
Kapolresta Yogyakarta, Kombes
Pol Eva Guna Pandia, menjelaskan bahwa hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP)
menunjukkan adanya sejumlah luka pada tubuh korban, mulai dari lebam di bagian
wajah hingga luka terbuka yang mengeluarkan darah.
“Melihat kondisi fisik korban
saat ditemukan, terdapat indikasi dugaan kekerasan atau penganiayaan. Namun
penyebab pasti kematian masih menunggu hasil autopsi dari RS Bhayangkara,” ujar
Kasihumas.
Polisi telah memasang garis
polisi di sekitar lokasi untuk kepentingan penyidikan. Bercak darah yang
ditemukan juga telah didokumentasikan dan diambil sampelnya oleh Tim Inafis.
Penyidik turut memintai keterangan sejumlah saksi, termasuk Ketua RT dan warga
sekitar. Berdasarkan keterangan awal, korban ditemukan pertama kali oleh warga
sekitar pukul 05.00 WIB.
Lokasi penemuan yang merupakan
jalan buntu dan jarang dilalui orang asing menambah dugaan bahwa korban bukan
warga setempat. Pemilik rumah tempat korban ditemukan juga mengaku tidak
mengenal korban, yang diketahui berasal dari wilayah Ngampilan.
Terkait perkembangan kasus,
Kombes Pol Eva Guna Pandia menyampaikan bahwa hasil kerja tim gabungan telah
membuahkan kemajuan. Berdasarkan olah TKP, pemeriksaan saksi, dan analisis
rekaman CCTV di sekitar akses masuk menuju TKP, polisi kini telah mengantongi
identitas terduga pelaku.
“Tim gabungan Satreskrim
Polresta dan Polsek Wirobrajan sudah mengetahui identitas yang diduga sebagai
pelaku. Upaya pengejaran dan penangkapan saat ini sedang berlangsung,”
tegasnya.
Ia juga meminta masyarakat
untuk tetap tenang dan tidak membuat spekulasi yang dapat menghambat proses
penyidikan.
“Hemas kami, mohon waktu agar
kasus ini dapat segera terungkap,” tambahnya. (Humas Polresta Yogyakarta)


No comments:
Write comment