Gedung Societet Taman Budaya
Yogyakarta (TBY) menjadi saksi kreativitas mahasiswa PGSD Universitas PGRI
Yogyakarta (UPY) dalam ajang Pentas Pagelaran Seni Tari dan Drama (Sentama).
Kegiatan yang berlangsung pada 12–13 Januari 2026 ini mengusung tema
"Laras Rasa dalam Karya Mahasiswa, Mewujudkan Ekspresi Jiwa melalui Tari
dan Drama".
Pagelaran yang diprakarsai
oleh mahasiswa angkatan 2023 di bawah tanggung jawab Stevan Setiawan ini,
menarik perhatian sekitar 200 penonton setiap harinya. Guna menjamin kelancaran
acara, personel Polsek Gondomanan diterjunkan untuk melakukan pengamanan ketat,
baik secara terbuka maupun tertutup.
Acara ini dihadiri langsung
oleh Rektor UPY, Prof. Dr. Ir. Paiman, M.P., serta Dekan PGSD, Dr. Esti
Setiawati, M.Pd. Dalam sambutannya, Rektor memberikan apresiasi tinggi terhadap
kemampuan mahasiswa dalam memadukan seni dengan nilai-nilai pendidikan
karakter.
Sentama bukan sekadar
pementasan, melainkan sarana pengembangan kompetensi bagi calon guru Sekolah
Dasar agar memiliki jiwa seni dan pemahaman budaya lokal yang kuat. Seluruh
rangkaian pementasan yang berlangsung dari pukul 13.00 hingga 21.00 WIB ini
berjalan sesuai jadwal dengan antusiasme penonton yang tinggi namun tetap
tertib.
Kapolsek Gondomanan, AKP
Basungkawa, S.H., M.H., menjelaskan bahwa kehadiran pihak kepolisian di lokasi
bertujuan untuk memberikan rasa aman bagi penyelenggara maupun pengunjung.
Pengamanan dilakukan melalui koordinasi intensif dengan panitia dan instansi
terkait lainnya.
"Kami mendukung penuh
kegiatan positif dan kreatif yang digagas oleh rekan-rekan mahasiswa. Kehadiran
personel di lapangan merupakan langkah antisipasi agar potensi gangguan
keamanan dapat ditekan, sehingga ruang ekspresi budaya ini tetap sehat dan
nyaman," ujar AKP Basungkawa.
Hasil pantauan di lapangan
menunjukkan situasi di area Taman Budaya Yogyakarta tetap kondusif hingga akhir
acara. Sinergi yang baik antara pihak kampus dan kepolisian terbukti efektif
dalam menjaga kelancaran agenda tahunan mahasiswa tersebut. (Humas Polsek
Gondomanan)


No comments:
Write comment