Bhabinkamtibmas Kelurahan
Baciro Aipda Parjo bersama anggota Polsek Gondokusuman mendatangi lokasi
kejadian tanah longsor pada talud Ruang Terbuka Hijau (RTH) Sungai Gajah Wong,
tepatnya di kawasan Gendeng Lamong RT 85 RW 20, Kelurahan Baciro, Kemantren
Gondokusuman, Kota Yogyakarta. Peristiwa longsor tersebut terjadi pada Minggu
(11/1/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.
Kejadian pertama kali
diketahui oleh seorang warga setempat, Joko Budi Santoso (54). Saat berada di
dalam rumah, saksi mendengar suara keras dari arah sungai. Setelah dicek ke
luar rumah, diketahui talud sungai dengan panjang kurang lebih 22 meter dan lebar
sekitar 3 meter telah runtuh. Atas kejadian tersebut, saksi segera melaporkan
kepada BPBD Kota Yogyakarta dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Baciro.
Berdasarkan hasil pengecekan
di lokasi, longsornya talud diduga disebabkan oleh kondisi tanah yang labil
serta tingginya intensitas curah hujan dalam beberapa hari terakhir. Dalam
peristiwa ini tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian material.
Sebagai langkah awal
penanganan, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Yogyakarta melakukan penanganan
sementara dengan menutup area longsoran menggunakan terpal guna mencegah
masuknya air hujan yang dapat memperparah kerusakan. Petugas juga melakukan
pemantauan secara berkala untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya longsor
susulan.
Aipda Parjo menyampaikan
imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada, khususnya warga yang tinggal di
sekitar bantaran Sungai Gajah Wong.
“Kami mengimbau warga untuk
meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan deras berlangsung dalam waktu
lama. Hindari aktivitas di sekitar lokasi talud yang longsor demi keselamatan
bersama, dan segera laporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan
tanda-tanda pergerakan tanah atau potensi longsor,” ujar Aipda Parjo.
Hingga saat ini, situasi di
sekitar lokasi longsor terpantau aman dan kondusif, sementara koordinasi dengan
instansi terkait terus dilakukan untuk penanganan lanjutan. (Humas Polsek
Gondokusuman)


No comments:
Write comment