Umbulharjo, Yogyakarta -
Insiden kebakaran kendaraan terjadi di Jalan Kerto, Muja Muju, Kemantren
Umbulharjo, Kota Yogyakarta pada Jumat (17/04/2026) sore sekitar pukul 15.00
WIB. Satu unit mobil pick up bernomor polisi AB 8283 EU yang digunakan untuk
berjualan tahu bulat hangus terbakar saat melintas di kawasan tersebut.
Plh. Kapolsek Umbulharjo,
Kompol Wireno Admojo, mengonfirmasi bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa
ini, namun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp50.000.000 (lima puluh juta
rupiah).
Peristiwa bermula saat
pengemudi mobil, Bahrul Ulum (26), warga Tasikmalaya, bersama kernetnya, Abdul
Azis Muhammad Rozaaq (21), warga Asahan, berkendara dari arah timur melewati
depan SMA 8 Yogyakarta menuju ke arah barat. Sambil melaju, mereka tetap
menjalankan aktivitas menggoreng tahu bulat di atas bak mobil.
Saat berada di simpang empat
Jalan Kerto, seorang pengguna jalan yang melintas dari arah belakang berteriak
memperingatkan bahwa ada api yang menyambar di bagian belakang mobil. Mendengar
peringatan tersebut, pengemudi segera meminggirkan kendaraan. Dengan cepat, api
membesar dan melalap bagian belakang hingga kabin mobil.
Satu unit mobil pemadam
kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota
Yogyakarta segera dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api agar tidak merembet
ke bangunan di sekitar persimpangan.
Berdasarkan hasil
penyelidikan sementara di tempat kejadian perkara (TKP), api diduga kuat
berasal dari kebocoran selang atau regulator tabung gas yang digunakan untuk
memasak di atas kendaraan. Percikan api dari penggorengan diduga menyambar gas
yang bocor sehingga memicu kebakaran besar.
Plh. Kapolsek Umbulharjo Kompol
Wireno Admojo menyampaikan, "Kami bersyukur tidak ada korban jiwa dalam
musibah ini. Namun, insiden ini menjadi peringatan keras bagi para pelaku usaha
kuliner keliling. Kami menghimbau kepada seluruh pemilik kendaraan yang
menggunakan instalasi gas untuk selalu mengecek kelayakan selang dan regulator
secara berkala. Hindari melakukan aktivitas memasak saat kendaraan sedang
melaju kencang, karena guncangan dapat memicu kebocoran pada sistem gas.
Pastikan selalu tersedia Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di dalam kendaraan
sebagai langkah antisipasi awal."
Setelah api berhasil
dipadamkan oleh petugas Damkar, bangkai kendaraan kemudian dievakuasi agar
tidak mengganggu arus lalu lintas di Jalan Kerto. Kepolisian terus mengingatkan
masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan dalam bekerja, terutama bagi
unit usaha yang memiliki risiko tinggi seperti dapur keliling. (Humas Polsek
Umbulharjo)


No comments:
Write comment