Gondomanan Yogyakarta -
Jajaran Kepolisian mengamankan aksi solidaritas yang digelar oleh Badan
Eksekutif Mahasiswa Universitas Sanata Dharma (BEM USD) di kawasan Simpang Nol
Kilometer Yogyakarta, Sabtu (18/04/2026) sore. Aksi yang diikuti oleh sekitar
60 mahasiswa di bawah koordinator lapangan Saudara Fuad ini dimulai pada pukul
15.45 WIB.
Kegiatan pengamanan dipimpin
langsung oleh Kapolsek Gondomanan, AKP Badungkawa, S.H., M.H., dengan
melibatkan personel gabungan dari Polresta Yogyakarta, Polsek jajaran, serta
instansi terkait guna menjamin kelancaran arus lalu lintas dan keamanan di
pusat jantung kota Yogyakarta.
Massa aksi memulai
pergerakan (longmarch) dari area Parkir Sriwedani, menyusuri Jalan Pabringan,
melewati Jalan Malioboro, dan berakhir di trotoar sisi timur Kawasan Nol Km.
Dengan membawa tema "Bebaskan Kawan Kami", para mahasiswa menyuarakan
dukungan moril bagi rekan-rekan mereka Enrille Championy Geniosa, S.H.,
Muhammad Azhar Fauzan, dan Purnomo Yogi Antoro yang saat ini sedang menjalani
proses hukum di Polres Magelang Kota terkait aksi demonstrasi pada Agustus 2025
lalu.
Dalam orasinya, aliansi
mahasiswa menekankan pentingnya menjaga marwah demokrasi dan perlindungan
terhadap kebebasan berpendapat. Beberapa poin tuntutan yang disampaikan antara
lain:
1. Mengecam tindakan
represif terhadap aktivis dan masyarakat sipil dalam menyampaikan aspirasi.
2. Mendesak perlindungan
terhadap kebebasan berpendapat sesuai amanat konstitusi.
3. Menuntut pembebasan
aktivis yang dianggap dikriminalisasi atas dasar bias politik.
4. Mendesak aparat penegak
hukum untuk senantiasa bertindak profesional, proporsional, dan menjunjung
tinggi Hak Asasi Manusia (HAM).
Mahasiswa berharap suara
mereka didengar oleh berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat, sebagai bentuk
solidaritas lintas wilayah antar elemen mahasiswa di Jawa Tengah dan DIY.
Kapolsek Gondomanan
menegaskan bahwa kehadiran Polri di lapangan adalah untuk melayani dan mengawal
jalannya penyampaian aspirasi agar hak-hak peserta aksi maupun hak pengguna
jalan lainnya dapat terpenuhi secara seimbang.
AKP Badungkawa, S.H., M.H.
menyampaikan, "Tugas utama kami adalah mengawal agar aspirasi rekan-rekan
mahasiswa dapat tersampaikan dengan aman, tertib, dan damai. Kami mengapresiasi
para peserta aksi yang telah mengikuti koordinasi petugas di lapangan, sehingga
meskipun massa cukup banyak, arus lalu lintas di Simpang Nol Km tetap mengalir
dengan lancar. Kami memastikan pengamanan dilakukan secara humanis hingga
rangkaian acara selesai."
Seluruh rangkaian aksi
solidaritas berakhir menjelang petang dengan situasi yang terpantau aman dan
terkendali. Para mahasiswa membubarkan diri secara teratur setelah membacakan
pernyataan sikap mereka. Berkat pengamanan yang terencana, tidak terjadi
kemacetan berarti di kawasan wisata Malioboro dan sekitarnya, sehingga
kenyamanan wisatawan maupun warga tetap terjaga. (Humas Polsek Gondomanan)


No comments:
Write comment