Personel Unit Samapta Polsek
Pakualaman Polresta Yogyakarta yang dipimpin oleh Aiptu Teguh melaksanakan
kegiatan sambang Pos Kamling di RW Jayeng Prawiran, wilayah Kelurahan Purwokinanti,
Pakualaman, Kota Yogyakarta, Selasa malam (7/4/2026).
Kegiatan ini bertujuan untuk
menjalin komunikasi dua arah serta menyerap informasi terkini mengenai situasi
keamanan di tingkat akar rumput (grassroots). Melalui dialog santai bersama
warga yang sedang melaksanakan ronda, kepolisian berupaya memperkuat sistem
keamanan lingkungan (Siskamling).
Selain menyampaikan pesan
kamtibmas rutin, Aiptu Teguh memberikan edukasi khusus terkait dinamika global
yang berdampak pada isu kenaikan harga serta potensi kelangkaan bahan energi
seperti BBM dan LPG. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak mudah
terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.
Aiptu Teguh secara tegas
meminta warga untuk tidak melakukan aksi borong (panic buying) karena
ketersediaan stok energi di wilayah Yogyakarta saat ini masih terpantau aman
dan mencukupi.
"Kami meminta
masyarakat untuk tetap tenang. Stok energi terus dipantau secara intensif oleh
pihak terkait. Jangan mudah terpengaruh berita hoaks yang sengaja memicu
kepanikan di tengah masyarakat. Mari kita jaga kondusivitas wilayah dengan
tidak melakukan tindakan yang merugikan kepentingan umum," ujar Aiptu
Teguh di sela dialog bersama warga.
Dalam kesempatan tersebut,
pihak kepolisian juga memberikan peringatan keras terhadap segala bentuk
praktik penimbunan BBM maupun aktivitas distribusi ilegal. Polsek Pakualaman
menegaskan komitmennya untuk melakukan tindakan hukum tegas bagi siapa pun yang
terbukti melanggar ketentuan dan memanfaatkan situasi demi keuntungan pribadi.
Warga diharapkan berperan
aktif memantau fluktuasi harga energi di lapangan. Jika ditemukan aktivitas
mencurigakan terkait distribusi energi, warga diimbau segera melapor melalui
Call Center 110 (bebas pulsa).
Di akhir kegiatan, Aiptu
Teguh mengajak warga untuk meningkatkan intensitas ronda keliling pada jam-jam
rawan gangguan kamtibmas.
"Tetap waspada pada jam
rawan. Jangan ragu untuk membubarkan remaja yang masih nongkrong hingga larut
malam demi mencegah kejahatan jalanan. Selain itu, tanyakan dengan sopan namun
tegas keperluan orang asing yang masuk ke wilayah kampung saat malam hari guna
meminimalisir potensi tindak kriminalitas," tambahnya.
Kegiatan sambang ini
berjalan lancar dan mendapat apresiasi dari warga yang merasa lebih tenang
dengan kehadiran serta edukasi langsung dari pihak kepolisian. (Humas Polsek
Pakualaman)


No comments:
Write comment