Monday, 20 April 2026

Harlah Ke-4 FKPRN di Bantaran Code, Polresta Yogyakarta Tekankan Penguatan Keluarga untuk Cegah Geng Remaja

 


Yogyakarta - Kasat Binmas Polresta Yogyakarta, Kompol Ani Sulistyarini, S.Kom., M.H.Li., menghadiri peringatan Hari Lahir (Harlah) Ke-4 Forum Komunikasi Perjuangan Rakyat Nusantara (FKPRN) Ksatria Garuda Nusantara yang dirangkaikan dengan acara Syawalan 1447 H. Kegiatan yang berlangsung khidmat di Bantaran Kali Code, Minggu (19/04/2026) ini mengusung tema krusial: "Pencegahan Kenakalan Remaja Ekstrem di Jalanan karena Dampak Pengaruh Geng."

 

Acara ini dihadiri oleh Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, Ketua Umum FKPRN Krisna Triwanto, serta berbagai elemen masyarakat yang peduli terhadap masa depan generasi muda di Kota Pelajar.

 

Dalam sambutannya, Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menyoroti pentingnya peran keluarga sebagai benteng utama. Ia menegaskan bahwa fenomena kenakalan remaja seringkali berakar dari pola asuh dan kondisi psikologis di rumah. Hasto menyayangkan adanya tren peningkatan gangguan mental ringan dan fenomena toxic people yang berkontribusi pada munculnya perilaku anarkis di jalanan.

 

"Keluarga harus menjadi tempat yang nyaman, ayem, dan tentram bagi anak-anak. Kita harus menekan angka perceraian dan memastikan tidak ada eksploitasi terhadap hak-hak anak," tegas Wali Kota dalam arahannya.

 

Ketua Umum FKPRN, Krisna Triwanto, menyatakan komitmen organisasinya untuk terus bersinergi dengan aparat keamanan dan pemerintah dalam menjaga persatuan serta mendorong kepedulian sosial, terutama dalam memutus mata rantai pengaruh geng jalanan.

 

Mewakili Kapolresta Yogyakarta, Kompol Ani Sulistyarini memberikan apresiasi atas inisiatif FKPRN yang mengangkat isu kenakalan remaja ekstrem sebagai tema utama. Beliau menekankan bahwa penanganan masalah geng jalanan tidak bisa hanya dilakukan melalui penegakan hukum (hilir), tetapi harus diperkuat dari sisi pembinaan (hulu).

 

Kompol Ani Sulistyarini, S.Kom., M.H.Li. menyampaikan, "Polresta Yogyakarta sangat mendukung gerakan berbasis komunitas seperti ini. Masalah kenakalan remaja, khususnya yang terafiliasi dengan geng, adalah persoalan kompleks yang memerlukan intervensi sosial. Kami mengajak orang tua untuk tidak hanya menjadi penyedia fasilitas, tetapi hadir sebagai pendamping emosional. Jangan sampai anak-anak kita mencari jati diri dan pengakuan di kelompok yang salah hanya karena merasa asing di rumah sendiri. Melalui fungsi Binmas, kami terus mengintensifkan sambang ke sekolah dan kampung untuk memberikan edukasi, namun peran aktif masyarakat dan keluarga adalah kunci utama agar Yogyakarta tetap aman dan berbudaya."

 

Selain isu remaja, kegiatan ini juga diisi dengan aksi kepedulian lingkungan di bantaran sungai. Sinergi antara kebersihan fisik lingkungan dan kesehatan mental masyarakat dinilai menjadi kombinasi efektif untuk menekan angka kriminalitas dan perilaku menyimpang di Kota Yogyakarta.

 

Kegiatan berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh semangat kebersamaan. Acara ditutup dengan doa bersama dan komitmen seluruh elemen yang hadir untuk menjadi pelopor keselamatan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. (Humas Polresta Yogyakarta)

Show comments
Hide comments
No comments:
Write comment

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Banner Home

Latest News

Layanan Aduan

Polresta Yogyakarta 
(0274-543920)  
Polsek Gondomanan  
(0274-375376) 
Polsek Wirobrajan 
(0274-374832)
Polsek Pakualaman 
(0274-513178)
Polsek Kotagede 
(0274-374577)
Polsek Umbulharjo 
(0274-373916)
Polsek Gedongtengen 
(0274-512696)
Polsek Kraton 
(0274-373793)
Polsek Jetis 
(0274-513136)
Polsek Tegalrejo 
(0274-513877)
Polsek Ngampilan 
(0274-512185)
Polsek Gondokusuman 
(0274-513125)
Polsek Mantrijeron 
(0274-374167)
Polsek Mergangsan 
(0274-375138)
Polsek Danurejan 
(0274-589609) 
 
Back to Top