Wednesday, 7 January 2026

Hadir di Radio Retjo Buntung, Polsek Pakualaman Paparkan Kondusivitas Wilayah dan Edukasi Kelola Sampah Mandiri

 


Personel Polsek Pakualaman menyapa masyarakat melalui siaran talkshow di Radio Retjo Buntung FM 99.4, Jalan Jagalan, Yogyakarta, Rabu (7/1/2026) siang. Hadir sebagai narasumber, Kasihumas Polsek Pakualaman Aiptu M. Sukadi dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Purwokinanti Aiptu Sujiman, guna membahas dinamika keamanan dan isu lingkungan terkini.

 

Dalam dialog yang dipandu oleh penyiar Mbak Ica tersebut, Aiptu Sujiman memaparkan bahwa situasi kamtibmas di wilayah Pakualaman pasca-pergantian tahun secara umum sangat kondusif. Ia memberikan apresiasi kepada masyarakat setempat yang memilih beraktivitas di rumah demi memberikan ruang bagi wisatawan untuk menikmati Kota Yogyakarta.

 

"Terkait perayaan tahun baru lalu, wilayah kami tidak menyelenggarakan pentas kesenian maupun pesta kembang api sebagai bentuk empati dan rasa duka atas musibah yang menimpa saudara-saudara kita di wilayah Sumatera dan Aceh," ujar Aiptu Sujiman.

 

Mengenai kelancaran arus lalu lintas, Aiptu M. Sukadi menjelaskan bahwa koordinasi di lapangan berjalan sangat baik. Pengamanan di titik strategis seperti Simpang Sentul, Simpang Permata, dan Simpang SD Tukangan melibatkan seluruh personel Polsek yang dibantu oleh Samapta Polda DIY serta unsur pengamanan wilayah seperti Linmas, Satpol PP, Jaga Warga, dan BPBD.

 

Selain isu keamanan, pembahasan menarik muncul terkait pengelolaan sampah. Aiptu Sujiman menjelaskan bahwa Kemantren Pakualaman kini menjadi percontohan wilayah tanpa depo sampah. Warga diwajibkan melakukan pemilahan ketat dari rumah tangga dengan skema sebagai berikut:

 

1. Organik Basah: Dikumpulkan dalam ember dan dijemput oleh offtaker.

2. Organik Kering: Diolah melalui sumur biopori atau bekerja sama dengan Polbangtan.

3. Anorganik: Disetorkan ke Bank Sampah untuk mendukung ekonomi sirkular.

4. Residu: Hanya sampah sisa yang tidak bisa didaur ulang yang diangkut oleh transporter.

 

"Sistem ini sangat ketat, di mana petugas transporter tidak akan mengangkut sampah yang belum terpilah. Tujuannya adalah mengurangi beban depo dan menciptakan lingkungan yang lebih bersih secara mandiri," tambah Aiptu Sujiman.

 

Menutup talkshow tersebut, Kasihumas mewakili Kapolsek Pakualaman mengajak pendengar untuk tetap proaktif dalam menjaga keamanan lingkungan. Masyarakat diimbau segera melapor melalui layanan darurat 110 atau melalui kanal "Lapor Pak Polisi" jika menemukan kejadian mencurigakan. Respon positif dari para pendengar menunjukkan tingginya antusiasme warga terhadap program edukasi dan informasi yang disampaikan pihak kepolisian. (Humas Polsek Pakualaman)

Show comments
Hide comments
No comments:
Write comment

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Banner Home

Latest News

Layanan Aduan

Polresta Yogyakarta 
(0274-543920)  
Polsek Gondomanan  
(0274-375376) 
Polsek Wirobrajan 
(0274-374832)
Polsek Pakualaman 
(0274-513178)
Polsek Kotagede 
(0274-374577)
Polsek Umbulharjo 
(0274-373916)
Polsek Gedongtengen 
(0274-512696)
Polsek Kraton 
(0274-373793)
Polsek Jetis 
(0274-513136)
Polsek Tegalrejo 
(0274-513877)
Polsek Ngampilan 
(0274-512185)
Polsek Gondokusuman 
(0274-513125)
Polsek Mantrijeron 
(0274-374167)
Polsek Mergangsan 
(0274-375138)
Polsek Danurejan 
(0274-589609) 
 
Back to Top