Kapolsek Ngampilan AKP
Sriyati didampingi Pawas, Kanit Intelkam, Ka SPKT, serta personel piket Intel
mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) penemuan orang meninggal dunia di
sebuah rumah kost yang beralamat di Serangan NG II/182 RT 10 RW 02, Kelurahan
Notoprajan, Kemantren Ngampilan, Kota Yogyakarta pada hari Jumat, 2 Januari
2026 pukul 07.45 WIB.
Korban diketahui bernama
Sutariyono (50), warga Prenggan, Sidokarto, Godean, Sleman, Yogyakarta.
Kapolsek Ngampilan AKP
Sriyati menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan saksi Antoni selaku penjaga
kos, pada 29 Desember 2025 siang korban mengeluh sakit perut dan meminta tolong
dibelikan soto ayam. Setelah makan, korban mengeluhkan muntah-muntah dan
mengatakan asam lambungnya naik. Pada sore hingga malam hari, korban masih
sempat berkomunikasi dengan saksi dan meminta dibelikan roti.
Pada 30 Desember 2025 pagi
sekitar pukul 05.00 WIB, saksi sempat melihat korban pergi ke kamar mandi.
Selanjutnya pada tanggal 31 Desember 2025 malam, saksi kembali mengantarkan
roti dan melihat korban dalam keadaan tidur serta tidak merespons saat
dipanggil.
Kemudian pada 2 Januari 2026
dini hari sekitar pukul 01.00 WIB, saat melakukan kontrol lingkungan kos, saksi
mencium bau tidak sedap di depan kamar korban, namun sempat mengira berasal
dari sumber lain. Sekitar pukul 04.30 WIB, bau menyengat kembali tercium
disertai banyak lalat di sekitar kamar korban. Pada pukul 06.00 WIB, saksi
melaporkan kejadian tersebut kepada pemilik kos, Bambang, yang selanjutnya
bersama Ketua RT melaporkan ke Polsek Ngampilan. Personel Polsek Ngampilan
segera mendatangi dan mengamankan TKP.
Keterangan tambahan
diperoleh dari saksi Hariyanto yang menyatakan bahwa pada Rabu, 31 Desember
2025 sekitar pukul 17.30 WIB, saksi sempat memberikan bakso dan vitamin kepada
korban yang saat itu sedang sakit. Saat dicoba dibangunkan, korban tidak
merespons, namun masih terlihat bernapas dengan posisi tidur miring ke kanan.
Setelah dilakukan
identifikasi oleh Tim Inafis Polresta Yogyakarta, jenazah korban selanjutnya
dievakuasi ke RS Bhayangkara Yogyakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Kapolsek Ngampilan AKP
Sriyati menambahkan bahwa almarhum tinggal seorang diri di kamar kost tersebut
dan berdasarkan keterangan semasa hidup, korban bekerja sebagai tukang parkir
di Pasar Beringharjo.
“Berdasarkan hasil
pemeriksaan awal dan keterangan saksi-saksi, korban sebelumnya mengeluhkan
sakit pada bagian lambung. Untuk sementara, korban diduga meninggal dunia
karena sakit dan diperkirakan telah meninggal sekitar dua hari sebelum
ditemukan,” jelas AKP Sriyati.
Lebih lanjut, Kapolsek
menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah melakukan langkah-langkah kepolisian
berupa pengamanan TKP, identifikasi, serta pengumpulan bahan keterangan dengan
memintai keterangan para saksi guna memastikan penyebab meninggalnya korban.
(Humas Polsek Ngampilan)


No comments:
Write comment