Gubernur DIY Sri Sultan HB X masih pilihan rakyat periode 2017-2022



Sri Sultan HB X menjadi pilihan rakyat untuk periode tahun 2017 hingga tahun 2022 termasuk wakil gubernur terpilih. Selama 5 tahun mendatang negeri ini akan kembali dibawa oleh sang raja. Sistem penetapan gubernur DIY digelar tadi siang Rabu, 2 Agustus 2017 mulai pukul 09.00 WIB hingga 14.00 WIB. Selama 2 sesi, acara yang dihadiri oleh Pejabat Utama TNI POLRI termasuk kapolda DIY, seluruh Fraksi anggota DPR hingga kancah Media. Pada sesi pertama, Sri Sultan HB X memaparkan visi dan misinya kedepan yang menitikberatkan kepada program Menyongsong abad Samudera Hindia untuk Kemuliaan Martabat Manusia Jogja.

Kegiatan yang merupakan rangkaian proses penetapan ini di dasarkan atas Peraturan Dewan no 2 tahun 2016 tentang tata tertib penetapan calon gubernur hingga akhir masa jabatan. Verifikasi dan penetapan dilaksanakan oleh panitia. Rapat Paripurna yang diadakan setiap 5 tahun sekali menjadi moment yang sangat penting bagi provinsi DIY yang menyandang julukan Jogja Istimewa. Sistem pembangunan perekonomian difokuskan lebih pada bidang maritim dengan didukung sistem sosial yang terpadu. Visi dan Misi yang disampaikan dengan bahasan maritim karena Potensi masyarakat Jogja terutama bagian selatan termasuk kawasan wisata bisa diupayakan maksimal karena memiliki garis pantai yang panjang dan indah.

Wakil Gubernur Sri Paduka Pakualaman secara otomatis menjadi bagian penetapan pada acara yang digelar di Gedung DPRD Provinsi DIY. Proses jalannya penetapan Gubernur ini dipandu oleh Ketua DPRD Y Indra Agung Laksana.Polresta Yogyakarta menerjunkan puluhan personil gabungan dari polres dan Polsek Danurejan untuk melaksanakan proses pengamanan.



Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel