Kapolsek Kraton Hadiri Pembukaan Gebyar Batik 2018 di Plaza Pasar Ngasem


Kraton- Kapolsek Kraton Kompol Etty Haryanti S.I.Kom menghadiri pembukaan Gebyar Batik Kota Yogyakarta Road To JIBB 2018 yang digelar di Plaza Pasar Ngasem Kraton Yogyakarta, Kamis (27/09/2018).


Ditandai dengan membatik oleh Walikota Yogyakarta Drs. H Haryadi Suyuti diatas kain putih secara resmi Gebyar Batik Kota Yogyakarta Road To JIBB 2018 dibuka.

Gebyar Batik tersebut sebagai upaya mempertahankan predikat sebagai Kota Batik Dunia, sekaligus menjadi rangkaian perayaan Jogja International Batik Biennale (JIBB) 2018 yang akan diselenggarakan pada Oktober 2018 mendatang.

Tri Saktiyana Selaku Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY menuturkan,. Yogyakarta adalah kota batik dan terkenal batiknya, walaupun banyak kota batik lainnya baik pekalongan, solo maupun kota lainnya. Namun jika dilihat dari sejarahnya, batik Yogyakarya merupakan batik tertinggi dalam nilai dan sejarahnya.


Sementara Walikota Yogyakarta Drs. H Haryadai Suyuti menyatakan batik sebagai budaya bangsa, ini bisa dipahami bahwa batik merupakan aset budaya yang dapat berguna sebagai modal pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Dengan menggunakan aset bangsa sebagai modal utama pemberdayaan, bisa diharapkan hasil yang optimal dan original.  Sejak 18 oktober 2014 yogyakarta telah dinobatkan sebagai jogja kota batik dunia oleh world craft council. Pengakuan ini diharapkan bisa menunjang kekuatan budaya dan pengembangan kesejahteraan masyarakat melalui industri batik.

"Upaya mendekatkan batik kepada masyarakat perlu dilakukan untuk membangun potensi keberhasilan atas strategi kebuyaan ini salah satunya dengan menggelar gebyar batik ini" ungkapnya.


Melalui Kasihumas Polsek Kraton, Kapolsek Kraton Kompol Etty Haryanti mewakili Kapolresta Yogyakarta juga turut mengapresiasi atas terselenggaranya Gebyar Batik Kota Yogyakarta 2018. Selain mempertahankan seni budaya batik, festival tersebut sebagai ajang memperkenalkan dan memasarkan batik ke kalangan yang lebih luas mulai dari anak kecil hingga orang dewasa.

Dengan diadakannya Gebyar batik harapannya batik lebih dicintai masyarakat dan menjadi produk bahkan budaya endemik masyarakat khas Yogyakarta.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel