Saturday, 10 January 2026

Wujudkan Sekolah Tangguh, Bhabinkamtibmas Rejowinangun Kawal Simulasi Gempa di SDN Gedongkuning

 


Suara sirene meraung memecah ketenangan di SD Negeri Gedongkuning, Jumat pagi (09/01/2026). Ratusan murid terlihat sigap bersembunyi di bawah meja sebelum akhirnya dievakuasi menuju titik kumpul dengan pengawasan guru dan petugas. Suasana ini merupakan bagian dari simulasi gempa bumi dalam program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB).

 

Bhabinkamtibmas Kelurahan Rejowinangun, Aiptu Bandang Setiawan, hadir langsung memantau jalannya pelatihan yang diselenggarakan oleh BPBD Kota Yogyakarta bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta. Kegiatan ini melibatkan seluruh peserta didik, tenaga pendidik, serta perwakilan warga di sekitar lingkungan sekolah.

 

Pemerintah Kota Yogyakarta melalui BPBD menargetkan pembentukan SPAB di tujuh sekolah dasar negeri sepanjang tahun 2026. Prioritas diberikan kepada sekolah yang berada di kawasan rawan bencana. Hingga saat ini, total SPAB yang terbentuk telah mencapai 21 sekolah dasar negeri di wilayah Kota Yogyakarta.

 

Pembentukan SPAB mencakup materi komprehensif yang tidak terbatas pada simulasi fisik. BPBD memberikan pembekalan terkait kriteria lingkungan sekolah aman, mulai dari penilaian struktur bangunan, penentuan jalur evakuasi yang tepat, hingga penetapan titik kumpul yang representatif.

 

Kepala SDN Gedongkuning, Wiwin Prihandiningsih, mengungkapkan bahwa program ini sangat bermanfaat bagi 333 muridnya, mengingat lokasi sekolah berada di kawasan padat penduduk. Pelatihan selama tiga hari tersebut membekali guru dan murid agar memiliki kesiapan mental dan prosedur yang jelas jika terjadi situasi darurat.

 

Aiptu Bandang Setiawan memberikan apresiasi atas antusiasme seluruh warga sekolah dalam mengikuti setiap tahapan simulasi. Menurutnya, kolaborasi antara kepolisian, BPBD, dan institusi pendidikan sangat diperlukan untuk membangun budaya sadar bencana sejak dini.

 

"Kami hadir untuk memastikan seluruh proses simulasi berjalan aman dan memberikan dukungan teknis dalam manajemen evakuasi. Pengetahuan tentang kebencanaan ini merupakan bekal berharga agar setiap warga sekolah tahu peran masing-masing saat terjadi ancaman nyata. Harapan kami, kesiapsiagaan ini menjadi bagian dari keseharian di sekolah," ujar Aiptu Bandang Setiawan.

 

Dengan terlaksananya simulasi ini, SDN Gedongkuning kini memiliki tim siaga yang diharapkan mampu menekan risiko dan menjaga keselamatan seluruh penghuni sekolah dalam menghadapi potensi bencana di masa depan. (Humas Polsek Kotagede)

Show comments
Hide comments
No comments:
Write comment

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Banner Home

Latest News

Layanan Aduan

Polresta Yogyakarta 
(0274-543920)  
Polsek Gondomanan  
(0274-375376) 
Polsek Wirobrajan 
(0274-374832)
Polsek Pakualaman 
(0274-513178)
Polsek Kotagede 
(0274-374577)
Polsek Umbulharjo 
(0274-373916)
Polsek Gedongtengen 
(0274-512696)
Polsek Kraton 
(0274-373793)
Polsek Jetis 
(0274-513136)
Polsek Tegalrejo 
(0274-513877)
Polsek Ngampilan 
(0274-512185)
Polsek Gondokusuman 
(0274-513125)
Polsek Mantrijeron 
(0274-374167)
Polsek Mergangsan 
(0274-375138)
Polsek Danurejan 
(0274-589609) 
 
Back to Top