Tuesday, 10 February 2026

Harmoni Lintas Agama: Kapolsek Umbulharjo Amankan Kirab Budaya "Ngapem Bareng" di Kampung Miliran

 


Kapolsek Umbulharjo, AKP Hellga Dimas Prakoso, memimpin langsung personelnya untuk menghadiri sekaligus mengamankan tradisi Ruwahan Kirab Budaya bertajuk “Ngapem Bareng” di Kampung Miliran, Kelurahan Muja Muju, Kemantren Umbulharjo, Minggu (8/2/2026).

 

Pengamanan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari lokasi utama di kawasan Lahan Laudatosi hingga sepanjang rute yang dilalui kirab, guna memastikan arus lalu lintas tetap lancar dan jemaat lintas agama dapat mengikuti prosesi dengan nyaman.

 

Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB ini dihadiri oleh Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, jajaran DPRD Kota Yogyakarta, Dinas Kebudayaan, Mantri Pamong Praja Umbulharjo, serta unsur Forkopimtren. Agenda tahunan yang memasuki penyelenggaraan ketiga ini menjadi sarana doa bersama dan ungkapan syukur menjelang Bulan Suci Ramadan.

 

Ketua Pelaksana, Herry Santoso Wibowo, menjelaskan bahwa tradisi ini mengedepankan konsep pluralisme. "Kampung Miliran dihuni masyarakat majemuk mulai dari pemeluk Islam, Katolik, Protestan, Hindu, Buddha, hingga Konghucu. Keberagaman ini justru menjadi kekuatan kami dalam membangun kehidupan sosial yang rukun melalui simbol kue Apem," ungkapnya.

 

Dalam kirab tersebut, warga menampilkan Gunungan Apem raksasa yang dikawal oleh Bregada ‘Wira Praja Manggala’. Peserta karnaval turut memeriahkan suasana dengan mengenakan berbagai busana adat nusantara.

 

Hal yang paling menonjol dalam kegiatan ini adalah prosesi doa yang dilakukan secara lintas agama sebelum gunungan dibagikan. Tokoh-tokoh dari berbagai keyakinan berdiri berdampingan, memanjatkan doa demi persatuan dan keselamatan bangsa, membuktikan bahwa perbedaan keyakinan tidak menjadi penghalang dalam merawat tradisi leluhur.

 

Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, memberikan apresiasi tinggi atas konsistensi warga Miliran. Ia menilai kegiatan ini memperlihatkan wajah asli Yogyakarta sebagai kota yang toleran dan berbudaya, sekaligus memiliki potensi besar bagi pariwisata berbasis masyarakat.

 

"Masyarakat Miliran adalah contoh nyata Kampung Rukun Beragama di Yogyakarta. Budaya lokal seperti ini harus terus dirawat agar tidak tergerus arus modernisasi. Kami berharap generasi muda terlibat aktif sebagai pelaku budaya agar warisan ini tetap hidup dinamis," ujar Wawan Harmawan.

 

Kapolsek Umbulharjo, AKP Hellga Dimas Prakoso, menyatakan bahwa kehadiran Polri merupakan bentuk dukungan terhadap kegiatan masyarakat yang bernilai positif. Melalui pengamanan yang terukur, seluruh rangkaian kirab budaya hingga pembagian gunungan apem berjalan dengan aman, tertib, dan penuh kekhidmatan. (Humas Polsek Umbulharjo)

Show comments
Hide comments
No comments:
Write comment

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Banner Home

Latest News

Layanan Aduan

Polresta Yogyakarta 
(0274-543920)  
Polsek Gondomanan  
(0274-375376) 
Polsek Wirobrajan 
(0274-374832)
Polsek Pakualaman 
(0274-513178)
Polsek Kotagede 
(0274-374577)
Polsek Umbulharjo 
(0274-373916)
Polsek Gedongtengen 
(0274-512696)
Polsek Kraton 
(0274-373793)
Polsek Jetis 
(0274-513136)
Polsek Tegalrejo 
(0274-513877)
Polsek Ngampilan 
(0274-512185)
Polsek Gondokusuman 
(0274-513125)
Polsek Mantrijeron 
(0274-374167)
Polsek Mergangsan 
(0274-375138)
Polsek Danurejan 
(0274-589609) 
 
Back to Top