Kawasan sumbu filosofi Yogyakarta tampak lebih asri pada
Selasa (10/2/2026) pagi. Ratusan petugas gabungan dari Polresta Yogyakarta,
jajaran Polsek, TNI dan warga bahu-membahu
melaksanakan kerja bakti pembersihan sampah dan rumput liar di sepanjang jalur
utama, mulai dari Tugu Pal Putih, melintasi Malioboro, hingga kawasan Kraton
Yogyakarta.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polresta
Yogyakarta, Kompol Sumanto, S.E., M.M. Aksi ini merupakan agenda rutin setiap
hari Selasa dan Jumat sesuai dengan arahan Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol
Eva Guna Pandia, S.I.K., M.M., M.H.
Kerja bakti ini tidak hanya berpusat di jantung kota,
namun dilakukan serentak di 14 titik ruang publik di seluruh wilayah hukum
Polsek jajaran. "Gerakan Jogja Berhati Nyaman" ini menjadi wujud
nyata implementasi Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) yang
dicanangkan oleh Presiden RI Prabowo Subianto.
Melalui gerakan ini, kepolisian bersama instansi terkait
mengedepankan semangat gotong royong yang efisien namun berdampak besar bagi
lingkungan. Sampah dan rumput liar yang terkumpul dari 14 kemantren nantinya
akan diambil oleh petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta untuk
dibawa ke unit pengolahan sampah.
Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Eva Guna Pandia,
menerapkan kebijakan khusus bagi internal kepolisian. Setiap anggota diwajibkan
melakukan aksi bersih-bersih di lingkungan kerja masing-masing selama 15 menit
setelah apel pagi. Sementara untuk hari Selasa dan Jumat, aksi diperluas
menjadi kerja bakti skala besar menyasar tempat-tempat umum yang dinilai
memerlukan penanganan kebersihan.
"Kami ingin memberikan edukasi dan mengajak
masyarakat terlibat aktif menjaga kenyamanan lingkungan. Bukti nyatanya kita
laksanakan hari ini agar Jogja tetap bersih, sehat, dan indah. Dengan
lingkungan yang nyaman, wisatawan akan betah berkunjung dan warga pun hidup
lebih sehat," ujar Kombes Pol Eva Guna Pandia.
Aksi serupa sebelumnya juga telah dilaksanakan secara
masif pada Jumat (6/2/2026) lalu di sepanjang pedestrian Malioboro dengan
melibatkan TNI, Polri dan Instansi terkait serta warga masyarakat di seputaran Malioboro.
Sinergi antara TNI, Polri, pemerintah kota, dan masyarakat ini diharapkan mampu
menjaga status Yogyakarta sebagai kota yang bersih dan nyaman. (Humas Polresta
Yogyakarta)


No comments:
Write comment