Gedongtengen, Yogyakarta - Konsistensi dalam menjaga
keamanan wilayah sekaligus membentengi anak-anak dari bahaya kenakalan remaja
terus diwujudkan oleh jajaran Polsek Gedongtengen di tingkat kewilayahan. Pada
Kamis pagi (21/05/2026), Bhabinkamtibmas Kelurahan Pringgokusuman, Bripka Bayu
Widhiharso, berkolaborasi dengan Babinsa melaksanakan kegiatan patroli sambang
wilayah di kawasan Kampung Notoyudan RT 80 RW 23, Kelurahan Pringgokusuman,
Kemantren Gedongtengen, Kota Yogyakarta.
Kegiatan sambang ini dikemas melalui pendekatan dialogis
yang hangat bersama warga masyarakat yang sedang menjalani aktivitas keseharian
di lingkungan pemukiman. Selain memantau situasi keamanan terkini di seputaran
kampung, kehadiran petugas dua pilar ini ditujukan untuk saling bertukar
informasi dengan warga guna memetakan potensi kerawanan sosial serta mempererat
kemitraan antara aparat keamanan dan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Bripka Bayu Widhiharso secara
khusus menghampiri kelompok ibu-ibu yang sedang berkumpul menunggu kepulangan
anak-anak mereka dari sekolah. Di tengah perbincangan itu, Bhabinkamtibmas memberikan
edukasi mengenai pentingnya peran aktif orang tua, khususnya kaum ibu, untuk
lebih peduli, peka, dan waspada dalam mengawasi setiap dinamika aktivitas serta
perubahan perilaku anak-anak mereka agar tidak terjerumus ke dalam lingkaran
salah pergaulan.
Lebih lanjut, pihak kepolisian melayangkan ajakan tegas
kepada para orang tua untuk mematuhi regulasi daerah terkait perlindungan anak,
salah satunya dengan memastikan anak-anak mereka sudah berada di dalam rumah
saat malam hari. Aturan pembatasan kegiatan luar rumah ini merujuk pada
Peraturan Walikota (Perwal) Yogyakarta Nomor 49 Tahun 2022 tentang Jam Malam
Anak, yang mewajibkan anak usia di bawah 18 tahun untuk tidak berada di luar
rumah tanpa pendampingan orang tua pada pukul 22.00 WIB hingga 04.00 WIB.
Melalui sosialisasi intensif ini, diharapkan kesadaran
kolektif dari lingkungan keluarga dapat tumbuh menjadi benteng pertama
pencegahan aksi kejahatan jalanan yang kerap melibatkan remaja pada malam hari.
Pihak kepolisian menegaskan bahwa pengawasan keluarga yang disiplin merupakan
kunci utama dalam mewujudkan lingkungan tempat tinggal yang aman, ramah anak,
dan kondusif. Seluruh rangkaian kegiatan sambang edukatif tersebut berjalan
dengan aman, tertib, dan mendapat respons positif dari warga Notoyudan. (Humas
Polsek Gedongtengen)


No comments:
Write comment