Gedongtengen, Yogyakarta - Pada Rabu siang (20/05/2026)
sekira pukul 14.30 WIB, Bhabinkamtibmas Kelurahan Pringgokusuman, Bripka Bayu
Widhiharso, bersama personel Piket Samapta Polsek Gedongtengen dan Babinsa mengevakuasi
pohon tumbang yang menimpa rumah warga di Kampung Notoyudan, Kelurahan
Pringgokusuman, Kemantren Gedongtengen, Kota Yogyakarta.
Peristiwa tersebut terjadi akibat dampak dari hujan lebat
disertai angin kencang yang melanda wilayah perkotaan pada siang itu. Kondisi
cuaca ekstrem ini menyebabkan pohon jambu air dan pohon pisang di sekitar
lokasi ambruk dan langsung menimpa bagian atap kediaman Bapak Ahmad Sidik, yang
juga merupakan Ketua RT 80 RW 23 Kampung Notoyudan. Meskipun tidak menimbulkan
korban jiwa maupun luka, kejadian ini mengakibatkan kerusakan fisik pada
bangunan rumah dengan taksiran kerugian materiil mencapai kurang lebih satu
juta rupiah.
Guna melakukan penanganan darurat secara cepat dan tepat,
tim gabungan langsung diterjunkan ke lokasi kejadian. Kekuatan personel yang
dikerahkan terdiri dari tiga personel Polri dari Polsek Gedongtengen, satu
personel TNI (Babinsa), serta dibantu penuh oleh empat orang relawan dari
Kampung Tangguh Bencana (KTB) Kampung Notoyudan. Sinergitas antarlini ini
membuat proses evakuasi pembersihan material pohon berjalan dengan sangat
taktis dan terorganisir.
Petugas gabungan bahu-membahu memotong batang pohon jambu
air dan membersihkan rumpun pohon pisang yang menempel di atap rumah korban
menggunakan peralatan pemotong. Langkah pembersihan ini dipercepat untuk
mengantisipasi terjadinya kerusakan yang lebih parah pada struktur atap rumah
apabila hujan kembali turun, sekaligus memastikan keselamatan penghuni rumah di
dalamnya.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Pringgokusuman, Bripka Bayu
Widhiharso, menyatakan bahwa penanganan cepat ini merupakan wujud nyata
kepedulian dan kehadiran instansi keamanan di tengah kesulitan masyarakat,
terutama saat terjadi bencana alam. Di sela-sela evakuasi, ia juga menyampaikan
imbauan kepada seluruh warga Kampung Notoyudan untuk meningkatkan kewaspadaan
menghadapi masa pancaroba dan potensi cuaca ekstrem.
Warga diharapkan lebih peka dan segera melakukan
pemangkasan secara mandiri terhadap pohon-pohon besar atau pohon buah yang
sudah terlalu rimbun di pekarangan rumah masing-masing agar kejadian serupa
tidak terulang kembali. Seluruh rangkaian proses evakuasi tersebut berhasil
diselesaikan dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. (Humas Polsek
Gedongtengen)


No comments:
Write comment