Diduga Sakit, Pria Ini Ditemukan Meninggal di Kamar Hotel KJ Yogyakarta


Mantrijeron- Seorang pria ditemukan meninggal dunia di Hotel KJ Jalan Parangtritis, No. 120, Mantrijeron, Yogyakarta, Rabu (24/10/2018).

Diketahui identitas korban ialah Edi Kartono (48) yang merupakan aggota DPRD Rembang yang beralamatkan, Colotundo RT 0 RW 03, Lasem, Rembang, Jawa Tengah.

Korban bersama rombongan sebanyak 11 orang melakukan kunjungan kerja di DPRD Gunung Kidul, Bantul dan Sleman yang dipimpin oleh Ketua Komis B (Perekonomian, Perijinan) Ibu Imrohatun Sholihah SE. MH. dan menginap di Hotel KJ Jl. Parangtritis Mantrijeron mulai hari Senin tanggal 22 Oktober 2018 pukul 20.00 WIB.

Pada Selasa (23/10/2018) pukul 08.30 WIB dengan menggunakan 2 buah mobil Korban bersama rombongan melakukan kunjungan Kerja ke DPRD Kabupaten Gunung Kidul. Setelah selesai melakukan kunjungan kerja korban memakan cukup banyak walang goreng dan sudah diingatkan oleh pimpinan rombongan ibu Imrohatun agar tidak makan terlalu banyak.

Saat perjalanan pulang ke Hotel KJ rombongan mampir makan malam di Pecel Madium di sekitar Janti, selelah selesai satu mobil mampir ke Mall Ambarukmo Plaza sedangkan korban bersama saksi Ali Ircham (40), Sholeh (58) dan Heri (39) langsung pulang ke Hotel KJ, namun sebelum masuk kamar hotel nomor 213 korban mengeluh Vertigonya kambuh.

Keesokan harinya pada Rabu (24/10/2018) Sholeh mengetuk pintu kamar korban untuk mengajak sarapan akan tetapi tidak ada tanggapan dari dalam kamar korban.

Karena diketahui tidak mendapat jawaban, kemudian Sholeh menghubungi Dian (30) resepsionis Hotel KJ untuk membuka pintu kamar korban.

Setelah pintu kamar dibuka, korban sudah meninggal dunia dalam keadaan terlentang di tempat tidur dengan hidung dan mulut keluar darah.

Mengetahi kejadian tersebut berdasarkan laporan yang diperoleh, jajaran Polsek Mantrijeron dipimpin Kapolsek Mantrijeron Kompol Eko Basunando dan Dokkes Polresta Ipda Wakiran langsung mendatangi dan mengamankan di lokasi kejadian.

Kapolsek Mantrijeron Kompol Eko Basunando mengatakan korban diduga mengalami sakit, selanjutnya akan kami lakukan evakuasi terhadap korban dan dibawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan penanganan medis lanjutan.

"Sementara kita akan mengumpulkan bahan keterangan dari saksi-saksi yang merupakan teman korban guna kepentingan penyelidikan Kepolisian lebih lanjut." tuturnya


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel