Personel Polsek Gondomanan melaksanakan pengamanan pada
acara pembukaan pameran seni bertajuk Anantara #5 yang diselenggarakan oleh SMA
Negeri 1 Godean. Kegiatan dalam rangka memperingati HUT ke-39 SMAN 1 Godean ini
digelar di Gedung Pameran Temporer Museum Sonobudoyo, kawasan Titik Nol
Kilometer Yogyakarta, Sabtu (14/2/2026) pagi.
Pameran yang memajang sekitar 100 karya siswa ini
menyuguhkan kreativitas tanpa batas, mulai dari seni lukis, fotografi, kostum
dari barang bekas, batik, hingga aneka permainan tradisional. Acara berlangsung
selama dua hari, 14–16 Februari 2026, pukul 08.00 hingga 20.00 WIB, dan terbuka
gratis untuk umum.
Kepala Sekolah SMAN 1 Godean, Surahman, S.Pd., M.Pd.,
menjelaskan bahwa pameran ini merupakan tahun kelima penyelenggaraan Anantara.
Selain sebagai ruang bagi siswa untuk memamerkan bakat kepada publik, kegiatan
ini menjadi sarana pendidikan karakter.
"Kami ingin lulusan kami memiliki intelektual tinggi
sekaligus berakhlak mulia. Pameran ini adalah implementasi visi sekolah yang
berprestasi dan berbudaya," ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan
Menengah Kabupaten Sleman, Priana, S.Pd., M.Pd., M.T., memberikan apresiasi tinggi.
Ia menekankan perlunya etika dalam berkesenian. "Anantara berarti kreasi
tanpa batas, namun tetap harus beretika dan tidak mengandung unsur pornografi.
Kami juga mendukung pemilihan museum sebagai lokasi pameran guna meningkatkan
minat literasi sejarah bagi generasi muda," tuturnya.
Mengingat lokasi pameran berada di Kawasan Nol Kilometer
yang sangat vital, Kapolsek Gondomanan AKP Basungkawa, S.H., M.H.,
mengungkapkan bahwa pengamanan kali ini memiliki tantangan tersendiri. Pada
hari yang sama, terdapat agenda aksi damai dari elemen masyarakat (FUI DIY) di
kawasan tersebut.
"Hari Sabtu ini bertepatan dengan libur panjang dan
adanya aksi damai di sekitar Nol Kilometer. Hal ini berpotensi menimbulkan
kepadatan arus lalu lintas serta gangguan suara orasi yang dapat mengganggu
kekhusyukan acara pembukaan pameran," jelas Kapolsek.
Guna memastikan pengunjung pameran dan tamu undangan
tetap nyaman, Polsek Gondomanan dengan dukungan Polresta Yogyakarta melakukan
beberapa langkah strategis yaitu Personel disiagakan untuk mengarahkan rute
bagi pengunjung pameran agar terhindar dari titik penumpukan massa aksi. Penempatan
personel di pintu masuk Museum Sonobudoyo guna menjamin keamanan area pameran dari
potensi gangguan eksternal. Dan petugas aktif memberikan informasi kepada
wisatawan dan masyarakat mengenai pengalihan arus sementara di sekitar monumen
Sonobudoyo.
"Kami berkomitmen memastikan kegiatan budaya
pendidikan ini berjalan lancar di tengah dinamika aktivitas masyarakat lainnya
di pusat kota. Sinergi petugas di lapangan memastikan pameran tetap dapat
diakses oleh wisatawan yang sedang menikmati libur panjang di Yogyakarta,"
tutup AKP Basungkawa.
Hingga berita ini diturunkan, kegiatan pembukaan
berlangsung dengan tertib dan mulai dikunjungi oleh wisatawan dari berbagai
daerah. (Humas Polsek Gondomanan)


No comments:
Write comment