Guna memantapkan stabilitas keamanan wilayah menjelang
Bulan Suci Ramadan 1447 H, jajaran pimpinan Polda DIY dan Polresta Yogyakarta
melakukan langkah proaktif dengan merangkul tokoh masyarakat.
Dir Intelkam Polda DIY, Kombes Pol. Daru Tyas Wibawa,
bersama Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol. Eva Guna Pandia, menggelar
silaturahmi ke kediaman Ustadz H.M. Syukri Fadholi di Suronatan, Ngampilan,
pada Jumat (13/2/2026). Kunjungan yang didampingi oleh pejabat utama Polresta
Yogyakarta dan Kapolsek Ngampian ini
menjadi momentum untuk menyelaraskan persepsi dalam menjaga harmoni di Kota
Pelajar.
Dalam suasana hangat tersebut, Ustadz H.M. Syukri Fadholi
menyampaikan apresiasinya terhadap dedikasi kepolisian. Ia menekankan bahwa
status Yogyakarta sebagai barometer nasional menuntut tanggung jawab besar
dalam menjaga setiap dinamika agar tetap berjalan damai.
Ia berharap kepolisian tetap memberikan ruang bagi
aspirasi demokrasi masyarakat, namun harus tetap berada dalam koridor
ketertiban agar tidak terjadi tindakan anarkis yang dapat merusak citra kota.
Menurutnya, stabilitas dan kedamaian merupakan hal yang harus dijaga bersama
oleh seluruh elemen masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Kombes Pol. Daru Tyas Wibawa
menjelaskan bahwa kebijakan Kapolda DIY sangat jelas dalam menangani karakter
unik masyarakat Yogyakarta, yakni dengan mengutamakan pendekatan kultural.
Meskipun tetap mewaspadai potensi gangguan dari luar yang mencoba mengusik
stabilitas, kepolisian lebih mengedepankan nilai-nilai budaya dibandingkan
sekadar penegakan hukum semata. Ia juga mengajak Ustadz Syukri Fadholi untuk
turut membantu menyampaikan pesan kamtibmas agar masyarakat bersama-sama
menjaga kondusivitas wilayah.
Sementara itu, Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol. Eva Guna
Pandia menyampaikan bahwa Yogyakarta sebagai kota pariwisata memerlukan
keamanan yang terjaga melalui sinergitas semua pihak. Berbagai upaya telah
dilakukan, mulai dari patroli hingga sosialisasi agar masyarakat mampu menjadi
polisi bagi dirinya sendiri.
Menjelang Ramadan, pihak kepolisian juga mengantisipasi
potensi gangguan seperti perang sarung dan permainan petasan melalui edukasi ke
sekolah-sekolah serta patroli intensif pada waktu sahur dan menjelang berbuka
puasa. Peran orang tua dan keluarga sangat diharapkan dalam mengawasi perilaku
anak selama bulan suci Ramadhan.
Kegiatan silaturahmi ini merupakan bagian dari upaya
berkelanjutan Polri untuk membangun sinergi dengan tokoh agama dan tokoh
masyarakat demi menciptakan keharmonisan di Kota Yogyakarta. Pertemuan yang
berlangsung penuh kekeluargaan tersebut diakhiri dengan kesepakatan untuk
saling bertukar informasi demi menjamin keamanan dan kenyamanan warga selama
menjalani ibadah di bulan Ramadan. (Humas Polsek Ngampilan)


No comments:
Write comment