Personel Polsek Gondokusuman
menunjukkan respons cepat dalam menangani kedaruratan medis yang menimpa
seorang pria di depan gerai Alfamidi, Jalan Timoho, Baciro, Kota Yogyakarta,
Kamis (12/2/2026) siang. Korban yang sempat terjatuh dan mengalami kejang kini
telah mendapatkan penanganan intensif di rumah sakit.
Evakuasi dipimpin oleh Aiptu
Irfan Mahyudin bersama Bripka Ari Pramodiyo L. dan Brigadir Hendra Prasetyo
setelah menerima laporan dari warga dan juru parkir setempat sekitar pukul
14.00 WIB.
Menurut keterangan saksi
mata, korban sebelumnya terlihat berjalan mondar-mandir dengan kondisi kaki
kanan terseret di area depan toko. Tidak lama kemudian, pria tersebut duduk
sebelum akhirnya terjatuh dan mengalami kejang.
Melihat kondisi darurat
tersebut, warga segera menghubungi Polsek Gondokusuman dan layanan medis PSC
119 Kota Yogyakarta. Setibanya di lokasi, tim medis melakukan pemeriksaan awal
dan menduga korban mengalami serangan stroke mendadak karena tidak mampu berkomunikasi
secara verbal.
Karena saat kejadian korban
tidak membawa identitas diri, petugas kepolisian mengambil langkah cepat dengan
mendampingi proses rujukan ke RS Panti Rapih. Rumah sakit tersebut bersedia
menerima pasien dengan pendampingan dari pihak kepolisian untuk keperluan
administrasi dan keamanan medis.
“Kami memastikan korban
mendapatkan pertolongan pertama secepat mungkin. Bersama tim PSC 119, personel
kami mendampingi langsung hingga korban masuk ke ruang perawatan RS Panti
Rapih,” jelas Aiptu Irfan Mahyudin.
Setelah dilakukan
identifikasi lanjutan oleh fungsi Identifikasi Polresta Yogyakarta, korban
diketahui berinisial S (46), seorang laki-laki asal Kota Semarang, Jawa Tengah.
Saat ini, jajaran kepolisian tengah berupaya menghubungi pihak keluarga korban
untuk penanganan lebih lanjut.
Kapolsek Gondokusuman,
Kompol Julius Meta Jiwa, S.H., memberikan apresiasi kepada warga yang sigap
melapor kepada petugas. Ia juga mengimbau masyarakat untuk selalu membawa
identitas diri saat beraktivitas di luar rumah.
“Kami mengimbau masyarakat
untuk selalu membawa identitas diri seperti KTP atau kartu identitas lainnya.
Hal ini sangat penting untuk memudahkan proses penanganan medis serta
mempercepat koordinasi dengan keluarga apabila terjadi keadaan darurat,” tegas
Kapolsek.
Hingga saat ini, korban S
masih menjalani perawatan intensif. Kepolisian berkomitmen untuk terus memantau
perkembangan kondisi korban dan memastikan seluruh prosedur penanganan berjalan
sesuai ketentuan yang berlaku. (Humas Polsek Gondokusuman)


No comments:
Write comment